Azam saya untuk semester depan adalah untuk belajar bersungguh-sungguh dan lulus peperiksaan yang akan datang . Saya tidak akan bermain-main di dalam kelas lagi tetapi saya akan memberikan sepenuh perhatian di dalam kelas . Saya akan belajar bersungguh-sungguh supaya saya boleh maju dalam hidup saya . Saya juga berazam untuk tidak menjadi seseorang yang keras kepala . Perlahan-lahan saya akan mencuba .

Hari Ibu

May 5, 2009

Ibu, puisi ini sengaja kutulis
dalam kegelapan musim dan waktu
hanya puisi murung
tidak berarti
Namun, dengan hati Ibu yang tulus serta penuh kasih pastilah Ibu mengetahui
kebenarannya

Apakah Ibu masih ingat
ketika anjing-anjing bersenjata itu menyeret putrimu lalu mengepungku dalam
kamar penyiksaan
di sebuah jalan tak bernama
Ibu tiba-tiba terjaga dari kesakitan yang parah mendengar lolong putrimu
di malam buta
Saat itu aku berada sangat jauh dari Ibu

Dahulu aku mengira
Ibu hanyalah perempuan lemah, yang tak punya pendirian mengabdi kepada
suami bagaikan kuli
Ibu rela bekerja keras
di tengah hujan dan terik matahari
seorang diri
serta tiada mendendam kepada siapa pun
demi anak-anak Ibu

Setelah ayah pergi dengan perempuan itu
Ibu menangis sepanjang hari
pertanyaan kanak-kanak yang marah
selalu berakhir dengan pertanyaan lagi
ketika Ibu menyahut parau:
“Ibu mencintai ayahmu, Nak.”
aku segera berlari lalu membanting pintu

Kini aku mengerti bahwa kesanggupan mencintai bukan hal biasa bahkan,
seringkali mengejutkan orang lain

Bertahun-tahun kemudian
anjing-anjing bersenjata datang
mengobrak-abrik rumah kita
seperti kesetanan
bangkit dari neraka
memaksa Ibu mengatakan tempat persembunyianku Gambar-gambar pemogokan buruh
mereka sodorkan dengan kasar
serta penuh kebencian:
“Putrimu melawan pemerintah,
bersama-sama mereka membuat huru-hara.”

Rasa cinta yang begitu besar kuwarisi dari Ibu Tetapi, kepasrahannya tidak

Wajah Ibu yang bercahaya
dengan rambut yang mulai memutih
bayangan hangat yang memenuhi benakku
sewaktu Ibu mengantar sampai ke muka pintu Ibu menangis
karena tak mempunyai sesuatu yang berharga sebagai tanda mata
kemudian sungai air mata itu
bertambah luas melihat warna blusku yang sudah memudar Itulah terakhir kali
aku melihat Ibu

Perjuangan kami ini bukan untuk memisahkan Ibu dari anaknya, para suami
dari istri mereka,
kakek atau nenek dari sang cucu,
ataupun seorang kakak dari adik-adiknya, melainkan untuk menyatukan seluruh
umat manusia dalam kedamaian
yang tak pernah lagi kita miliki
setelah puluhan tahun kekuasaan rezim ini

Maafkan putrimu bila perjuangan kami
telah membuat Ibu
terpaksa menempuh hidup yang sunyi
Bukankah dalam hati kecil Ibu
selalu mendoakan kami?

 

http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1996/12/31/0011.html

 

 

 

Selamat Hari Ibu .